Moto GP
Kamis, 13 Februari 2014
Fungsi TIK Bagi Dapat Berlangsungnya Suatu Race
Kegunaan TIK sangat diperlukan dalam penentuan dapat atau tidaknya berlangsungnya suatu race moto gp. Hal ini lebih terkhususnya dikaitkan dengan perteknologian. Teknologi yang sangat diperlukan dalam penentuan dapat atau tidaknya suatu race moto gp berlangsung yaitu perteknologian GPS dan internet. Perteknologian GPS sangat diperlukan dalam suatu race karena perteknologian GPS digunakan untuk menentukan bagaimana bentuk dan tikungan yang ada di sirkuit race. Tanpa perteknologian GPS, maka suatu race moto gp tidak akan bisa berlangsung.
Sedangkan, kegunaan internet dalam penentuan dapat atau tidaknya suatu race berlangsung yaitu dengan menggunakan teknologi internet, para kru tim suatu klub motor moto gp akan selalu memprediksi cuaca maupun suhu yang akan terjadi ketika race berlangsung. Pada saat race berlangsung pun para kru tim akan memantau suhu di sirkuit sehingga keamanan dan keselamatan para rider akan tetap terjaga. Perteknologian lain yang tidak kalah penting adalah perteknologian Kamera yang disambungkan secara wireless ke komputer pantauan para kru. Kamera tersebut diletakkan di belakang jok motor.
Rabu, 12 Februari 2014
Performa Motor MotoGp Dikendalikan TIK

Manusia bisa merespon suatu hal, lantaran banyak syaraf yang tersebar di seluruh bagian tubuh. Nah, di motor MotoGP, fungsi syaraf dimainkan sensor yang terpasang di hampir semua bagian motor. Dari semua pemindai inilah perilaku alias karakter motor bisa diatur melalui program di ECU (Electronic Control Unit).
“Banyak sensor di motor MotoGP. Mulai dari yang ada di mesin, kaki-kaki hingga rangka. Totalnya bisa berjumlah antara 40-50 sensor yang tersebar,” ujar Takeo Yokoyama, Technical Director tim Repsol Honda.
Untuk dibahas secara terpisah agak sulit. Lantaran satu sensor berkaitan langsung dengan pemindai lainnya. Tapi, ada beberapa sensor yang punya peran penting, di antaranya di bagian roda.

Pada roda depan, tugas sensor dialokasikan untuk mengetahui kecepatan real time (yang sebenarnya). Sementara sensor di roda belakang tugasnya untuk melacak besarnya power yang dikirim dari putaran mesin.
Pemindai juga berhubungan langsung dengan karakter pembalap membuka-menutup gas. Titik pemindainya ada di tuas gas. Tujuannya untuk mengetahui data sebenarnya antara bukaan gas dan power yang sampai ke roda.
Kemudian ada juga yang namanya gyro sensor. Fungsinya mengetahui sudut kemiringan maksimal motor yang berhubungan langsung dengan banyak hal. Termasuk kontrol traksi agar power dari mesin ke roda belakang tidak over ketika lagi nikung.

Selain outputnya mengirim data power ideal agar ban tidak selip saat menikung, sensor kontrol traksi juga juga berfungsi sebagai launch control dan anti wheelie control.
Lalu sensor pada bagian suspensi terdapat di sok depan dan belakang. Tugasnya untuk mengetahui balance atau geometry motor saat berakselerasi atau pun deselerasi.
Semua data yang diambil sensor ini dipetakan ECU. Di ECU-lah mengatur karakter motor berdasarkan riding style pembalap. Program akan disetup sang kru teknis melalui laptop yang dipakainya.
Kegunaan Internet ( TIK ) Bagi Pecinta Moto GP
Kegunaan internet dalam hidup sangatlah beragam jenis dan manfaatnya bagi setiap kalangan.Bagi dunia fashion, misalnya dapat digunakan untuk mempromosikan barang dagangan. Namun, kali ini kita akan membahas manfaat dunia perteknologian dan komunikasi terkhususnya bagi para moto gp lovers :)
Kegunaan internet bagi pecinta dunia moto gp yang pertama adalah untuk memantau papan skor dan perolehan pole position rider kesayangan mereka pada akhir setiap pertandingan. Para Moto gp lovers dapat membuka perolehan nilai para rider kesayangan mereka melalui internet ataupun dengan cara membagi - bagikan informasi poin para riders oleh badan khusus moto gp ke para pecinta moto gp agar dapat dibuka secara umum dan mudah. Kegunaan internet lainnya bagi para pecinta dunia moto gp adalah untuk berkomunikasi dengan sesama pecinta moto gp atau lebih fantastis nya lagi yaitu berkomunikasi langsung dengan riders kesayangan mereka.
Kegunaan selanjutnya dari internet untuk para pecinta moto gp yaitu para pecinta moto gp dapat mengetahui info - info dan berita terupdate dari rider kesayangan mereka seperti hobinya, pacarnya, dan lain- lain. Bahkan, dengan semakin majunya dunia perteknologian, sekarang ini sudah mulai banyak game - game balapan moto gp untuk para pecinta moto gp yang tentunya sangat menarik minat dan perhatian.
Kegunaan selanjutnya dari internet untuk para pecinta moto gp yaitu para pecinta moto gp dapat mengetahui info - info dan berita terupdate dari rider kesayangan mereka seperti hobinya, pacarnya, dan lain- lain. Bahkan, dengan semakin majunya dunia perteknologian, sekarang ini sudah mulai banyak game - game balapan moto gp untuk para pecinta moto gp yang tentunya sangat menarik minat dan perhatian.
Rabu, 05 Februari 2014
Jorge Lorenzo VERSUS Marc Marquez
Tensi panas perseteruan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez belum mereda menjelang digelarnya GP Prancis, Ahad (19/5). Sirkuit Le Mans diprediksi bakal menjadi medan perang episode kedua bagi duo pembalap asal Spanyol itu.
Publik Negeri Matador belum bisa melupakan bagaimana Lorenzo dan Marquez hampir menyiakan-nyiakan poin yang sudah di depan mata di Sirkuit Jerez, dua pekan lalu. Di tikungan terakhir pada lap pamungkas, Marquez melakukan manuver berbahaya untuk menyalip sang juara bertahan. Lorenzo terpental setelah sempat bersentuhan dengan motor Marquez dan harus rela posisi runner-up miliknya direbut oleh sang rookie.
Media ternama Spanyol yang berbasis di Madrid, Marca, langsung mengangkat insiden tersebut sebagai headline dengan tajuk "Lahirnya Sebuah Rivalitas". Mundo Deportivo melabeli aksi Marquez tersebut sebagai serangan brutal sekaligus penyulut perang saudara. Sedangkan, kolumnis ahli AS, Alejandro Elortegui, menjuluki Marquez sebagai seorang jenius sekaligus iblis.
Terlepas dari segala kontroversinya, Marquez memang pantas diperhitungkan di Le Mans. Pembalap debutan usia 20 tahun ini mencatatkan waktu tercepat pada tes tengah musim di Jerez, pekan lalu. Dengan sejumlah upgrade di bagian suspensi dan sistem elektriknya, Marquez mencatatkan waktu 0,092 detik lebih cepat dari Cal Crutchlow (Tech 3 Yamaha) di tempat kedua.
Rekan setim Marquez di Repsol Honda, Dani Pedrosa menempati urutan keempat tercepat. Pedrosa yang berhasil menjadi kampiun di GP Spanyol itu mencatakan waktu 0,155 detik lebih lambat dari Marquez. Adapun Lorenzo hanya mampu finis di urutan ketiga dengan catatan 0,134 detik lebih lambat.
Meski begitu, Lorenzo punya modal bagus lain. Juara dunia dua kali ini dikenal tangguh di Le Mans. Lorenzo pernah tiga kali menjuarai GP Prancis pada 2009, 2010, dan 2012. Ia juga pernah sekali juara di kelas 250 cc pada musim 2007.
Terlebih, Lorenzo juga akan menggunakan chassis baru di Prancis. Menurut dia, upgrade terbaru ini memperlihatkan perkembangan yang signifikan pada YZR-M1 miliknya. "Saya pikir kami telah berhasil meningkatkan performa motor dan saya memutuskan untuk menggunakan chassis baru mulai sekarang," kata dia, seperti dilansir laman Crash.
Berbeda dengan Lorenzo, rekan setimnya di Factory Yamaha, Valentino Rossi, belum memutuskan untuk memakai chassis baru. Tapi Rossi, yang mencatatkan waktu tercepat kelima pada tes tengah musim, mengaku siap tempur di Le Mans. "Kami masih membandingkan kelebihan dan kekurangan chassis baru dan lama. Tapi, kami sudah siap untuk Le Mans," ujarnya menjelaskan.
Rabu, 15 Januari 2014
Misteri Kematian Marco Simoncelli di Sirkuit Sepang
SEPANG,
KOMPAS.com -
Marco Simoncelli tak mampu melawan cedera parah yang menimpanya, akibat
kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/11). "Supersic"
akhirnya mengembuskan nafas terakhir pada pukul 16.56 waktu setempat atau 15.56
WIB, meskipun sempat mendapat perawatan di medical centre sirkuit.
Kecelakaan
mengerikan itu terjadi pada lap kedua di Tikungan 11. Simoncelli, yang sedang
bertarung dengan Alvaro Bautista dalam perebutan posisi keempat, tak mampu
mengendalikan motornya ketika menikung ke kanan, sehingga tergelincir.
Saat jatuh itu,
dia dan motornya melintasi sirkuit dan masuk ke jalur milik pembalap Yamaha
Tech 3, Colin Edwards, dan pembalap Ducati, Valentino Rossi. Kecelakaan horor
itu pun tak terhindarkan, karena motor Edwards melindas Simoncelli, tepatnya di
kepala.
Edwards pun jatuh
di luar trek dengan cedera di lokasi bahu, dan Rossi masih mampu mengendalikan
motornya meskipun terpental ke luar lintasan dan Desmosedici GP11.1 tunggangannya mengalami kerusakan. Akan tetapi, Simoncelli
menggelepar di atas trek dengan helm sudah terlepas dari kepala (setelah
dilindas), dan dia sama sekali tidak bergerak.
Bendera merah
langsung dikibarkan usai kecelakaan tragis tersebut. Setelah menunggu beberapa
saat, panitia lomba mengumumkan bahwa balapan GP Malaysia itu resmi dibatalkan,
karena tim medis fokus untuk menyelematkan Simoncelli, yang akhirnya meninggal
pada pukul 16.56 setelah mendapat beberapa perawatan dari tim medis.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
